RA DDI Bonto-Bonto Kembali Gandeng Bank Alinma Sosialisasikan Tabungan SimPel
Pangkep, 16 Juli 2026 – Dalam rangka menyambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027, PT BPR Alinma kembali melaksanakan sosialisasi Tabungan SimPel (Simpanan Pelajar) kepada para guru dan orang tua siswa RA DDI Bonto-Bonto. Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan pertemuan orang tua siswa yang membahas persiapan proses belajar mengajar pada tahun ajaran baru.
Kerja sama antara Bank Alinma dan RA DDI Bonto-Bonto telah terjalin dengan baik selama dua angkatan sebelumnya. Kepercayaan yang terus diberikan menjadi wujud komitmen bersama dalam menumbuhkan budaya menabung sejak usia dini sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di lingkungan sekolah.
Kegiatan sosialisasi mendapat dukungan penuh dari Kepala Sekolah RA DDI Bonto-Bonto, Ibu Endang Susilawati, S.Pd., serta Ketua Komite RA DDI Bonto-Bonto, Bapak Muhammad Yusuf, yang turut hadir bersama para orang tua siswa.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah RA DDI Bonto-Bonto, Ibu Endang Susilawati, S.Pd., menyampaikan bahwa program Tabungan SimPel memberikan banyak manfaat bagi peserta didik dan orang tua.
"Dengan menabung di Alinma, orang tua siswa memiliki tabungan atas nama anaknya sendiri sebagai persiapan dana ketika anak memasuki jenjang Sekolah Dasar (SD). Selain itu, dana yang disimpan juga terjamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Bank Alinma diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, tim Bank Alinma juga memberikan edukasi mengenai pentingnya membiasakan anak menabung sejak dini. Kebiasaan menabung diharapkan dapat membentuk karakter disiplin dalam mengelola keuangan, menumbuhkan rasa tanggung jawab, serta mempersiapkan kebutuhan pendidikan anak di masa mendatang.
Melalui Program Tabungan SimPel, Bank Alinma berkomitmen untuk terus mendukung dunia pendidikan dengan menghadirkan layanan perbankan yang mudah diakses, aman, dan sesuai dengan kebutuhan pelajar. Sinergi yang telah terjalin dengan RA DDI Bonto-Bonto diharapkan dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak peserta didik yang memiliki budaya menabung sejak usia dini sebagai bekal menuju masa depan yang lebih baik.